Upgrading Dewan Ambalan dan Racana Pramuka Universitas Riau, wadah Penataran dan Pembentukan Karakter Dewan
Diposting oleh : Pramuka Unri (regular) | Tanggal : Sabtu, 17 Februari 2018

Pekanbaru ( kwardariau.org) pada tanggal 16 Februari 2018, Jum’at Di Gedung D FKIP Universitas Riau lebih tepatnya, Dewan Ambalan dan Racana Raja Haji Fisabililah dan Sri Serindit laksanakan Upgrading sebagai salah satu Program Kerja Pokok. Seperti asal katanya Up berarti Keatas dan Grade adalah Tingkatan maka jika diartikan secara istilah Upgrading adalah wadah agar mampu maju ketingkatan yang lebih dari sebelumnya Ujar Kak Digdo Juniarto Selaku Pemateri Kepemimpinan.

Materi pertama disampaikan oleh kak Irwan Yuliadi mengenai Administrasi. disini, seorang kerani ataupun sekretaris dituntut bekerja se-kreatif mungkin dan se rapi-rapi nya, dalam penyusunan tata administrasi satuan, baik yang bersifat surat menyurat hingga Inventarisasi.

Silahkan berkarya dan berinovasi akan tetapi harus berpanutan pada Aturan Yang ada Imbuh Beliau, Aturan aturan itu yakni Keputusan Kwarnas No. 231 Tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugusdepan Gerakan Pramuka, No. 041 Tahun 1995 tentangPetunjuk Pelaksanaan Administrasi Satuan Pramuka,No. 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggraan sistem Administrasi Kwartir Gerakan Pramuka. Boleh dicek ya kakak kakak. Pada bagian Penutup kak Irwan menyampaikan “Bahwa Administrasi kegiatan mempunyai peran yang sangat penting dalam proses kegiatan untuk mencapai tujuan, Oleh karena Itu, Kita Coba untuk melaksanakan pengadministrasian satuan dengan sebai baiknya”.

Diskusi menjadi metode yang dipilih dan digunakan untuk memecahkan masalah yang sering dialami terkait pengadministrasian, serta dijawab, dipecahkan satu satu lho masalahnya dipimpin langsung oleh Kak Irwan. sebuah cara Unik untuk menggali dan memaahi tentang masalah Real yang terjadi dalam sebuah organisasi. karna beda kepala tentu juga beda isinya. Usai sholat Jum`at, kembai dilanjutkan materi kedua yakni Tugas Pokok dan Fungsi dewan yang di berikan oleh kak Elifton, salah satu Purna Pramuka Universitas Riau.

Untuk menjalankan Tugas sebagai Dewan Ambacana yang bertanggungjawab lebih ditekankan kepada Perancangan kegiatan dengan matang, Pelaksanaan kegiatan yang efekif, pembenahan Pelaksanaan Kegiatan secara menyeluruh, lalu kemudian melaporkan pelaksanaan kegiatan dan Merekrut anggota. “Tiada Orgaisasi yang hebat jika anggotanya biasa saja”. Semakin Baik perencanaanya maka dipelaksanaan akan terlihat baik, kemudian cari kesalahan kesalahan yang terjadi lalu evaluasi serta komitmenlah agar jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama maka kedepannya pun bisa dipastikan segala kegiatan akan lebih baik lagi.

Seorang pemimpin adalah mereka yang bisa mengajak orang lain untuk bekerjasama dalam mencapai tujuan organisasi. Ketika menjalankan masa kepemmpinan, maka berpedomanlah sesuai Sistem Among seperti yang telah diamanahkan Bapak Pendidikan Ki Hajar Dewantara, “Ing Ngarso sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Kraso Tut Wuri Handayani, Didepan jadi Teladan, Ditengah Membangun kemauan di blakang memberi dorongan yang baik kearah kemandirian”, maka suskeslah iya sebagai seorang pemimpin Ujar Kak Digdo Juniarto. Ternyata dengan metode belajar dialam bebas mampu memberikan pengaruh untuk lebih bebas lagi dalam berfikir dan berkarya.

Ternyata ,kakak-kakak Dewan Ambacana juga dapat oleh-oleh dengan perintah dipinta menuliskan ikrar sebagai seorang pemimpin sesuai jabatan masing masing, disimpan hingga diberikan Kembali pada Musyawarah Ambalan dan Musyawarah Racana tahun 2018 untuk diserahkan kepada Kak Digdo lagi ya. Jangan sampai Hilang adalah kata kata kecil yang mampu membuktikan sejauh apa komitmen dan kekonsistenan para Dewan,

Dalam menyimpan dan mewujudkan ikrar mereka, cara sederhana untuk menguji kejujuran dan cara seseorang mengemban Amanah. Dari ketiga materi, diikuti dengan antusiasme kakak kakak dewan Ambacana, sesekali terselip pertanyaan pertanyaan dan terjadi Tanya jawab yang cukup sgnifikan. Sukses ya buat kakak kakak Dewan Ambalan Dan Racana Pramuka Universitas riau, hati hati kertasnya dijaga baik baik jangan sampai hilang. itu menunjuk jiwa dan kelas seorang pmimpin lho. Junjung Budi Hormat Bahasa kontributor Pramuka Unri melaporkan

Dilihat 194 kali.