KPDKN: MINIMALISIR RESIKO DENGAN MANAJEMEN RESOKO
Diposting oleh : sufiyana (regular) | Tanggal : Rabu, 25 Juli 2018
Kak Priyo memberi pengarahan kepada peserta yang sedang berdiskusi. *foto Sufi*
Pekanbaru (www.kwardariau.org) Rabu, 25 Juli 2018 masih di ruang UPT Pelatihan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Kursus Pengelolaan Dewan Kerja (KPDK) Tingkat Nasional Regional Sumatera masih diambil alih oleh Kak Priyo Anggoro dengan materi Manajemen Resiko Luar Ruangan. Pramuka harus tau dan mau melakukan Manajemen Resiko. Dalam kegiatan Kepramaukaan, Manajemen resiko sering dilakukan. Kak Priyo memberitahukan hal terpenting dari proses manajemen resiko. "dalam manajemen resiko, bukan tahapannya yang paling penting. hal utama dalam manajemen resiko adalah mitigasi. yang dipublish adalah mitigasi, wujudnya adalah program atau aturan main. logikanya mau naik gunung pesertanya harus abc, yang dibawa abc" jelasnya menginfokan ketika peserta sedang mendiskusikan manajemen resiko. Manajemen resiko dibutuhkan agar meminimalisir hambatan dalam mencapai tujuan. Manajemen resiko sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan yang dilakukan. Sudah seharusnya manajemen resiko tidak luput dari kegiatan.

Dilihat 74 kali.