PERTIKAWAN 2018 : Pengetahuan Budidaya Lebah Madu
Diposting oleh : adlal (regular) | Tanggal : Rabu, 03 Oktober 2018
Peragaan Tempat Budidaya Lebah Madu
Siak Srindrapura (www.kwardariau.org) Dalam perkemahan Saka Kalpataru dan Wanabakti (Pertikawan) di Bumu perkemahan Tengku Buwang Asmara 01-06 Oktober 2018 peserta perkemahan ikut kegiatan pengenalan Krida Reksa Wana salah satu maternya tentang budidaya Lebah Madu (03/10). Pemateri dalam kegiatan ini diisi oleh Kak Syasri BP2TSTH Kuok, Kampar menyampaikan bahwa dalam budiya Lebah madu itu mudah dan tidak begitu sulit. "Ada beragam jenis lebah madu yang layak dibudidayakan. Di antaranya lebah dari jenis lebah hutan (Apis dorsata), lebah lokal (Apis cerana), dan lebah unggul (Apis mellifera). Lebah unggul, sesuai namanya, yang paling disenangi pasar. Jenis ini lebih produktif dibandingkan lebah lokal, juga lebih jinak. Racun pada sengatnya sangat cocok untuk pengobatan berbagai penyakit" ujar kak Syasri Selain itu budidaya Lebah madu itu harus tahu juga apa ciri-ciri lebah yang bisa dibudidayakan yang dapat dilihat dari fisik, sengatan dan pekerjaan lebah. "Lebah yang kami bawa ini adalah lebah Madu jenis lebah hutan (Lebah Galo-galo), lebah jenis jenis ini sangat mudah dibudiyakan dan lebih ini mudah didpat. Tempat budidaya lebah begitu sederhana dengan bahan bekas" tutupnya Kontributor kwardariau melaporkan. (Adlalhd)

Dilihat 57 kali.