PERTIKAWAN 2018 : SEKURA DARI LAMPUNG
Diposting oleh : adlal (regular) | Tanggal : Rabu, 03 Oktober 2018
Tari Sekura Lampung
Siak Sri Indrapura (www.kwardariau.org) Malam pentas seni kegiatan perkemahan Saka Kalpataru dan Wana Bakti regional Sumatera 1-6 Oktober 2018 yang dilaksanakan di Bumi perkemahan Tengku Buwang Asmara Kabupten Siak pada malam ke -3 Kwarda Lampung tampil dengan tari Sekura 03/10). Kak Tomi Pratama menyampaikan Tari Sekur berupa tarian topeng biasanya diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur, sukacita, dan renungan terhadap sikap dan tingkah laku. "Tari Sekura ini berasal dari kerajaan skala beghak yang ratunya bernama ratu sikumong dia adalah raja dari para raja-raja ada yang bilang dia laki-laki dan ada juga yang bilang perempuan yang menganut ajaran HinduBudha. Ketika ajaran Islam masuk mereka melakukan perlawanan dan mengalami kekalahan. Setelah itu pengikut Ratu Sikumong itu melakukan perlawanan kembali dengan cara bergerilia serta menyamar memakai topeng-topengan dari kulit kayu ataupun dengan dedaun bagi laki-laki sedangkan pengikut perempuan memakai topeng dari kain yang ada ditempattinggalnya" ujarnya Dalam sekuraan, terdapat sekura. Bedanya, sekuraan meliputi perayaan dengan tahap-tahapannya. Sedangkan sekura itu orang yang berusaha menutupi wajah dan badannya sedemikian rupa agar tidak dikenali dalam tradisi sekuraan. "Versi pertama menyebutkan sekura sudah ada sejak zaman Hindu. Topeng-topeng yang dikenakan merupakan penjelmaan orang-orang yang dikutuk dewa karena berbuat tidak terpuji. Perbuatan tidak terpuji yang dimaksud adalah tidak mengakui adanya dewa yang patut disembah. Akibatnya, rupa mereka menjadi buruk" tambahnya Biasanya sekura dilaksanakan bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri.  Mereka juga menunjukkan kemewahan dan kekayaan materi yang dapat terlihat dari selendang yang dikenakannya. Secara simbolis banyaknya selendang mengartikan sekura itu adalah mengenai yang baik. "Versi kedua menyebutkan sekura berasal dan bermula pada zaman Islam. Alasannya, pelaksanaan acara ini diadakan untuk memeriahkan dan menyambut Hari Raya Idulfitri dan umat yang merayakan Idulfitri adalah umat Islam " tandasnya. Kontributor kwardariau mrlaporkan (adlalhd) 03/10/2018

Dilihat 114 kali.