Ulang Janji, Ketua Kwarda Riau Ajak Para Pembina Bisa Jadi Contoh Bagi Generasi Muda
Diposting oleh : Ir One (admin) | Tanggal : Jumat, 14 Agustus 2020
Ketua Kwarda Riau Kak H.M. Azaly Djohan memimpin acara ulang janji Anggota Dewasa Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Riau pada Kamis, 13 Agustus 2020 malam di Kantor Kwartir Daerah Riau
KWARDARIAU.ORG, PEKANBARU - Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Riau, Kak HM Azaly Djohan SH mengajak para Pembina Gugus depan agar bisa menjadi contoh bagi peserta didik. Apalagi generasi muda butuh tauladan agar bisa menjadi generasi yang lebih baik dimasa mendatang.

Hal ini disampaikan Kak Azaly Djohan saat memimpin acara Ulang Janji Anggota Dewasa Gerakan Pramuka Kwarda Riau, Kamis (13/8/2020) malam. Dikatakannnya, acara ulang janji bersempena Hari Pramuka ke-59 tahun 2020 merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya.

"Dengan memperingati Hari Pramuka ke-59, para Anggota Dewasa Gerakan Pramuka kita kembali mengulang janji. Hal ini mengingatkan kita pada tiga pedoman yang tertuang di Tri Satya," ujar Kak Azaly Djohan pada acara yang juga dihadiri oleh para anggota Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), para Andalan, Pengurus Pusdiklatda dan Pengurus Pusat Informasi dan Protokol Kwartir Daerah Riau tersebut digelar di Kantor Sekretariat Kwarda Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Mantan Bupati Bengkalis periode 1989-1994 tersebut meminta agar para anggota dewasa Gerakan Pramuka bisa mempersiapkan generasi penerus bangsa. Apalagi banyak tantangan yang dihadapi kaum muda saat ini agar bisa menjadi generasi terbaik dimasa depan.

"Tugas kita adalah mempersiapkan generasi penerus bangsa. Makanya kita harapkan hendaknya para pembina gerakan pramuka bisa jadi contoh dan idaman bagi generasi mendatang. Ini juga sebagai pengabdian kita kepada bangsa dan negara," tambahnya.

Disisi lain, Kak Azaly mengatakan kegiatan ulang janji tersebut biasanya digelar saat pukul 00.00 WIB atau pergantian tanggal 13 ke tanggal 14 Agustus. Namun karena wabah pandemi, kegiatan dipercepat dan peserta dibatasi hanya beberapa orang saja untuk melaksanakan protokol kesehatan.* Reporter : Lukman Prayitno

Dilihat 67 kali.