Ketua Kwarda Riau Kak H.M. Azaly Djohan didampingi Anggota Mabida Harian Kak Prof. Soewardi MS dan Waka Binawasa Kak H. Mahadar memasangkan tanda peserta kepada perwakilan peserta Rakor sebagai tanda dibukanya Rapat Koordinasi Binawasa dengan Pusdiklat Gerakan Pramuka se-Daerah Riau pada Selasa, 17/11/2020 di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru.
PEKANBARU, KWARDARIAU.ORG - Kwarda Riau melalui bidang pembinaan anggota dewasa menyelenggarakan Rapat Koordinasi antara bidang pembinaan anggota dewasa dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan se-Daerah Riau. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarda Riau Kak H.M. Azaly Djohan pada Selasa, 17 November 2020 bertempat di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru. Pembukaan ditandai dengan pemasangan tanda peserta dan dilanjutkan penandatanganan badge Pusdiklatda Riau.

Ketua Panitia Penyelenggara Rapat Koordinasi Kak Dedi Hendri dalam laporannya menyampaikan kegiatan Rapat Koordinasi dilaksanakan selama 2 hari tanggal 17 s.d 18 November 2020. Kegiatan diikuti oleh 2 orang utusan Kwartir Cabang se-Daerah Riau yang terdiri dari Wakil Ketua Kwarcab bidang pembinaan anggota dewasa dan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Cabang. Selain itu juga diikuti oleh Andalan bidang binawasa Kwarda Riau dan Pengurus Pusdiklatda Riau. Jumlah peserta Rakor secara keseluruhan berjumlah 47 orang. Kegiatan terdiri dari penyampaian kebijakan Binawasa Kwarda Riau oleh Wakil Ketua Kwarda Riau bidang binawasa Kak H. Mahadar, kebijakan Pusdiklatda Riau oleh Kepala Pusdiklatda Riau Kak H. Sarifuddin, Rapat komisi yang membahas program kerja bidang binawasa, Standar Operasional Prosedur Pusdiklat, Materi/Modul, dan Administrasi Pusdiklat, serta pemaparan tentang pedoman anggota dewasa dalam Gerakan Pramuka.

Ketua Kwarda Riau Kak H.M. Azaly Djohan dalam sambutannya menyampaikan selaku Ketua Kwarda Riau dan pribadi sangat menyambut baik diselenggarakannya Rapat Koordinasi yang baru pertama kali diselenggarakan Kwarda Riau dalam rangka menyatukan visi dan misi dalam pendidikan kepramukaan, khususnya di daerah Riau. “Apalagi saat ini kita sedang menghadapi wabah pandemi virus Covid-19 yang belum dipastikan kapan berakhirnya, sehingga selaku anggota dewasa, baik itu Pembina Pramuka yang berada di garis depan bersama peserta didik, maupun para Pelatih yang mencetak para Pembina Pramuka yang berkualitas” kata Kak Azaly.

“Anggota Muda Gerakan Pramuka yang terdiri dari Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega dalam menjalankan proses pendidikan kepramukaannya membutuhkan anggota dewasa yang bekerja secara sukarela (volunteer) dan penuh tanggungjawab sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Seperti kata Baden Powell “If Scouting is needed for youth, adults needed in the scouting”. Jika kepramukaan dibutuhkan oleh kaum muda, maka anggota dewasa dibutuhkan dalam kepramukaan”jelas Kak Azaly.

Terkait penyelenggaraan Rapat Koordinasi, Ketua Kwarda Riau menekankan beberapan hal dan perlu digaris bawahi : “Pertama, Ayo kembali kita satukan pikiran, visi dan misi seluruh anggota dewasa, baik Pembina, Pelatih Pembina, Instruktur maupun Pamong di Satuan Karya Pramuka agar bersama-sama melangkah dan menghasilkan peserta didik yang berkualitas sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka. Karena Kakak-kakak punya pengalaman, keahlian dan juga keterampilan dalam hal pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka dan juga tentunya menjadi panutan di daerah masing-masing. Kedua, tantangan ke depan dalam membina peserta didik sangatlah berat, apalagi dengan merebaknya wabah pandemi virus covid-19 yang menghalangi tatap muka secara langsung dengan peserta didik. Untuk itu saya mengharapkan dalam Rakor ini juga Kakak-kakak dapat menciptakan atau dapat mengkreasikan metode-metode pembinaan dan pelatihan bagi peserta didik atau calon Pembina di tengah situasi pandemi covid-19 agar program kegiatan dan latihan kepramukaan tetap berjalan dengan baik, dan saya mengharapkan hasil Rakor ini nanti dapat dipaparkan dalam kegiatan rapat Kerja Daerah, awal Desember nanti”tambah beliau.

Terakhir Ketua Kwarda Riau berharap dengan adanya Rakor khusus bidang binawasa dan Pusdiklat ini dapat menjadi pedoman dan tolak ukur bagi Kakak-kakak di daerah dalam menjalankan aktifitas kegiatan kepramukaan, apalagi di tengah merebaknya wabah virus covid-19”harap Kak Azaly.

Hadir saat pembukaan Rakor, Anggota Mabida Harian Kak Prof. Soewardi MS, Bendahara Mabida Riau Kak H. Amrin Am, Ketua Harian Kwarda Riau Kak H. OK. Nizami Jamil, para Wakil Ketua Kwarda Riau, Sekretaris Kwarda Riau kak Indra Irianto, Andalan Kwarda Riau dan undangan lainnya.

Dilihat 36 kali.